Pengumuman Proyek SPAM Jatiluhur I : Kementerian PUPR menetapkan Konsorsium PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, dan PT Tirta Gemah Ripah sebagai Pemenang Lelang.

Setelah mengikuti proses pelelangan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (“PUPR”). Akhirnya Konsorsium PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (“JKON”), PT Wijaya Karya Tbk (“WIKA”) dan PT Tirta Gemah Ripah (“TGR) dinyatakan sebagai pemenang lelang dari Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (“KPBU”) Sistem Penyediaan Air Minum (“SPAM”) Regional Jatiluhur I melalui surat resmi  pengumuman dengan No.01/PENG/KPBU-Pm.4/2020 dan ditetapkan melalui surat dari Menteri PUPR No.PB.02.01-Mn/2335.

Proses pelelangan tersebut dimulai dari tahapan pra-kualifikasi ulang pada tanggal 11-21 Februari 2020 sampai dengan tanggal 3 November 2020 yaitu ketika diumumkannya pemenang lelang ini. Sebelumnya pada dokumen yang ditandatangani Denik Haryani sebagai Ketua Panitia Pengadaan Proyek KPBU SPAM Regional tanggal 19 Maret 2020 terdapat dua badan usaha yang dinyatakan lulus pra-kualifkasi antara lain yaitu Konsorsium JKON, WIKA, TGR dan Konsorsium Moya Holdings Asia Ltd – PT PP Infrastruktur – PT Medco Infrastruktur Indonesia – PT Jakarta Utilitas Propertindo. Akan tetapi berdasarkan hasil evaluasi sampul II, Konsorsium JKON, WIKA, dan TGR lah yang memenangkan proyek lelang tersebut.

Konsorsium JKON, WIKA, TGR ini akan melakukan kerjasama bersama Pemerintah dengan menggunakan skema KPBU tersebut. Nilai total investasi dari proyek KPBU ini akan diberikan sebesar 1,7 Trilliun dengan masa kerjasama selama 30 tahun yang dimana terdiri dari 2,5 tahun masa kontruksi dan 27,5 tahun masa operasi.

Kemudian Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga menyampaikan, Proyek KPBU SPAM Regional Jatiluhur I akan menyediakan air minum curah sebesar 4.750 liter per detik kepada 4 wilayah. Diantaraya untuk distribusi Provinsi DKI Jakarta sebesar 4.000 liter per detik, Kota Bekasi sebesar 300 liter per detik, Kabupaten Bekasi 100 liter per detik dan Kabupaten Karawang 350 liter per detik.

Adapun setelah dilakukannya pengumuman tersebut, menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Eko Djoeli Heripierwanto ada tiga perjanjian yang harus ditandatangani oleh pihak yang terkait pada proyek KPBU SPAM Regional Jatiluhur I ini, pertama adalah dokumen perjanjian KPBU antara Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) dengan Badan Usaha Pelaksana (“BUP”). Kedua, dokumen perjanjian penjaminan antara BUP dengan badan usaha penjamin dalam hal ini PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (“PII”). Ketiga, dokumen perjanjian regres antara Menteri PUPR dengan PT PII. Dengan demikian proyek diharapkan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.