BUMD JABAR GANDENG CIMB-NIAGA BIAYAI MIKRO HYDRO

Antarajawabarat.com, 27/2 – PT Tirta Gemah Ripah yang merupakan anak perusahaan BUMD Jabar PT Jasa Sarana menggandeng Bank CIMB Niaga untuk pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Mikro Hydro (PLTMH) Cirompang di Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut.

“PT Tirta Gemah akan mendapat pembiayaan senilai Rp100 miliar dari CIMB Niaga untuk pembangunan PLTMH Cirompang Garut, ditargetkan pembangkit itu dioperasikan November 2013,” kata Direktur Utama PT Tirta Gemah Ripah Johan Romadhon di Bandung, Rabu.

PLTMH Cirompang yang berada di aliran Sungai Cirompang di kawasan Garut selatan itu akan dioperasikan secara komersial dan terkoneksi ke jaringan listrik PLN.

Johan menyebutkan, PLTMH Cirompang yang dibangun sejak tahun 2011 itu akan menghasilkan listrik sebesar 8MW yang dihasilkan dari empat pembangkit di sana. Setiap pembangkit akan menghasilkan listrik eksisting maasing-masing 2MW.

“Listrik dari PLTMH itu akan dijual secara komersil dan terkoneksi ke PLN senilai Rp656 per Kwh, sesuai dengan peraturan dari Menteri Keuangan,” katanya.

Dengan harga penjualan tersebut, kata Johan Romadhon, perseroan akan mendapatkan revenue senilai Rp34 miliar. Program PLTMH itu tersebut merupakan salah satu bagian dari program pengembangan energi alternatif di Provinsi Jabar yang memiliki sejumlah potensi pengembangan pembangkit listrik mikro hydro.

“Kondisi saat ini, pembangunan PLTMH Cirompang Garut sudah mencapai 70 persen, total biaya pembangunan proyek itu senilai Rp130 miliar,” katanya.

Dengan adanya pembiayaan itu, kata Johan akan mempercepat proses penyelesaian proyek tersebut sehingga bisa dioperasikan pada November 2013. Pembiayaan dari CIMB Niaga itu, kata Johan akan digunakan untuk investasi senilai Rp95 miliar dan sisanya untuk modal kerja.

Sementara itu Direktur Utama PT Jasa Sarana, Soko Sandy Buwono menyebutkan, PT Tirta Gemah Ripah merupakan anak perusahaan dari PT Jasa Sarana yang fokus di bidang energi.

Selain tengah menggarap proyek PLTMH Cirompang, PT Tirta Gemah Ripah juga akan membangun tiga lokasi proyek sejenis yakni di aliran Sungai Cidamar Kabupaten Cianjur, Cikembang Tasikmalaya dan Hulku di alirn Sungai Cirompang Bungbulang.

“Untuk lokasi di Sungai Cidamar dan Cikembang sudah dilakukan study pendahuluan, masing-masing bisa menghasilkan listrik 4-5 MW,” kata Soko Sandy Buwono menambahkan.***4***