Tirta Jabar: Investasi Di PLTM Cirompang Bisa Balik Modal 6 Tahun

Bisnis.com, BANDUNG–Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyepakati kerjasama pembelian listrik Pembangkit Listrik Mini Hidro (PLTM) Cirompang, Garut dari PT Tirta Gemah Ripah  (Tirta Jabar) selama 15 tahun.

Direktur Utama PT Tirta Jabar Emryas Imsak Soeleiman mengatakan kesepakatan tersebut termahtub dalam penandatanganan Berita Acara Commercial Operating Date (COD) PLTM Cirompang sebesar 8 Mega Watt (MW).

“Pendapatan yang diperoleh dari penjualan listrik tersebut rata-rata sebesar Rp 2,6 miliar per bulan,” katanya di Bandung, Kamis (7/4/2016).

Menurutnya listrik yang dihasilkan dari PLTM Cirompang kurang lebih sebesar 47,6 GWH per tahun dan akan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sekitar 8.000 kepala keluarga atau 2 kecamatan di sekitar lokasi PLTM.

“Kontrak Jual Beli Listrik (Power Purchase Agreement) antara Tirta Jabar dengan PLN yang telah ditandatangani ini berjangka waktu 15 tahun,” ujarnya.

Emryas memastikan durasi waktu tersebut cukup untuk mengembalikan investasi yang dikeluarkan oleh Tirta Jabar dalam membangun PLTM tersebut serta berkontribusi pada pendapatan asli daerah Provinsi Jawa Barat. Dia mencatat investasi yang telah dikeluarkan oleh Tirta Jabar kurang lebih sebesar Rp172 miliar.

Dia mengaku harga jual beli mini hidro ke PLN sebesar Rp656/kwh belum cukup pas dengan investasi yang sudah digelontorkan. Menurutnya karena harga sudah ditentukan oleh Kementerian ESDM, pihaknya hanya melihat bahwa infrastruktur yang sudah dibangun bisa bermanfaat dan terjual.

Buy back period-nya 6-7 tahun, kalau tarifnya naik bisa lebih cepat lagi bisa 4 tahun,” ujarnya.

http://bandung.bisnis.com/read/20160407/5/552937/tirta-jabar-investasi-di-pltm-cirompang-bisa-balik-modal-6-tahun