Tirta Jabar Menandatangani Akad Perjanjian Pembiayaan Ulang PLTM Cirompang

(Bandung, 12/8/16)

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro Cirompang (PLTM Cirompang) yang dibangun dan dikelola oleh Tirta Jabar menjajaki milestone terbaru, setelah memasuki masa Commercial Operating Date (COD) pada tanggal 7 April 2016 .Proyek ini mendapat pendanaan ulang (refinancing).

Tepat pada tanggal 28 Juli 2016, telah ditandatangani akad pembiayaan antara Tirta Jabar dengan PT Bank Syariah Mandiri selaku pemberi dana. Proses refinancing proyek PLTM Cirompang ini berlangsung dengan lancar.

Tirta Jabar dan PT Bank Syariah Mandiri menyepakati Perjanjian Pembiayaan sebesar Rp95.000.000.000. Dana tersebut akan digunakan untuk menutup kredit sebelumnya yang berdampak positif pada keuangan perusahaan.

Menurut Direktur Keuangan Tirta Jabar, Hermawan, refinancing proyek PLTM Cirompang berdampak baik bagi kondisi keuangan Tirta Jabar, “Dengan kerja sama refinancing ini, Perusahaan dapat menghemat sampai dengan 4,3 Milyar setiap bulannya. Dengan diberikannya Grace Period selama 9 bulan oleh Bank Syariah Mandiri, perusahaan dapat memperbaiki struktur keuangan lebih baik lagi”.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Utama Tirta Jabar, Ir. Emryas Imsak Soeleiman, “Untuk BUMD yang mulai established, kerja sama dengan perbankan, dalam hal ini Bank Syariah Mandiri, sangat membantu operasional perusahaan dalam mencapai target yang telah digariskan oleh pemegang saham. Sehingga dengan adanya kerja sama ini diharapkan roda bisnis Perseroan dapat berjalan dengan baik dan dapat mencapai target PAD yang telah ditentukan oleh Pemegang Saham.”

Lebih lanjut Emryas menuturkan bahwa kerja sama dengan institusi keuangan seperti ini dapat menjadi daya tarik bagi institusi keuangan lainnya dalam mendukung bisnis PLTM secara keseluruhan. “Kami berharap kerjasama dengan Bank Syariah Mandiri kedpannya tidak hanya dalam bisnis PLTM, tetapi juga merambah ke bisnis SPAM (Sistem Penyediaan Airm Minum– Red)”, tutup Direktur Utama Tirta Jabar.